Ibadat Harian: 1 Oktober 2014

0
130

brevir

 

 

 

PESTA S. TERESIA DARI KANAK-KANAK YESUS, PERAWAN DAN PELINDUNG KARYA MISI

IBADAT PAGI ::.:: IBADAT SIANG ::.:: IBADAT SORE ::.:: IBADAT PENUTUP

IBADAT PAGI

PEMBUKAAN
P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Ant: Marilah kita menyembah Tuhan, raja para perawan.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Ant: Marilah kita menyembah Tuhan, raja para perawan.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Ant: Marilah kita menyembah Tuhan, raja para perawan.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant: Marilah kita menyembah Tuhan, raja para perawan.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Ant: Marilah kita menyembah Tuhan, raja para perawan.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant: Marilah kita menyembah Tuhan, raja para perawan.

Madah

Cinta Kristus yang bernyala
Mengobarkan Teresia
Yang mempersembahkan diri
Sebagai kurban sejati.

Tiada yang diinginkan
Selain mencinta Tuhan
Dan membaktikan dirinya
Untuk mengabdi sesama.

Sesudah menghadap Bapa
Tak lupa akan dunia
Narnun tetap menghujankan
Mawar lambang rahmat Tuhan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan Roh ya
Yang memperkenalkan diri
Kepada yang rendah hati. Amin.

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’).

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

Bacaan Singkat (Ket 19,4b-6a)

Tuhan bersabda: “Aku telah mengangkat dan membawa kamu kepadaKu laksana di atas sayap rajawali. Apabila kamu sekarang sungguh-sungguh mendengarkan perkataanKu dan kamu menepati perjanjianKu, maka kamu akan menjadi milikKu yang Kupilih dari antara segala bangsa. Kamu akan merupakan bagiKu suatu kaum raja dan imam, suatu bangsa yang kudus”.

Lagu Singkat

P: Ya Tuhan, kekuatanku, * Aku cinta padaMu. U: Ya. P: Engkaulah pelindung dan pembelaku. U: Aku cinta padaMu. P: Kemuliaan. U: Ya.

Ant.Kidung Zakharia: Tuhan akan memenuhi jiwamu dengan kegemilangan. Engkau akan menjadi bagaikan taman yang subur dan bagaikan mata air yang tak kunjung kering.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.Kidung Zakharia: Tuhan akan memenuhi jiwamu dengan kegemilangan. Engkau akan menjadi bagaikan taman yang subur dan bagaikan mata air yang tak kunjung kering.

Doa Permohonan

DOA PERMOHONAN

Yesus Kristus telah memilih santa Teresia sebagai mempelaiNya. Ia mengasihi Teresia, dan Teresia menyerahkan diri kepadaNya. Marilah kita bersukacita dan berdoa:

U: Sertailah kami, ya Tuhan.

Ya Yesus, selama masa mudaMu Engkau dikenal sebagai anak tukang kayu, seorang anak biasa, lain tidak, * semoga kami seperti Teresia sadar akan nilai hidup sehari-hari dan akan keluhuran pekerjaan yang tidak diperhatikan orang.

Engkau memanggil seorang anak dan menjadikannya teladan bagi para pengikutMu, * semoga kami seperti Teresia tetap sederhana dan. tulus ikhlas dalam melaksanakan tugas kami sotiap hari.

Engkau memuji Maria, saudari Lazarus, yang duduk dekat padaMu sambil memandang Engkau dan mendengarkan sabdaMu, * semoga di tengahtengah segala kesibukan hari ini kami mengingat bahwa hanya ada satu ha! yang perlu.

Engkau berdoa semalam-malaman kepada Bapa sebelum memilih rasul-rasu!Mu, * semoga kami menghargai orang seperti santa Teresia, yang tekun berdoa bagi para pewarta Injil yang tersebar di seluruh dunia..

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah, Bapa kami, Engkau membuka kerajaanMu bagi orang kecil dan rendah hati. Semoga kami dengan tabah menempuh jalan kecil santa Teresia, supaya kemuliaanMu Kaunyatakan kepada kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup …

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita kehidup yang kekal.
U: Amin.

Expectatio Israel ::..:: Ya Harapan Israel

Atas

brevir

 

 

Atas

IBADAT SIANG

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan..

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

PENDARASAN MAZMUR: Sebelum Tengah Hari:..:Tengah Hari:.:Sesudah Tengah Hari 

 

 

[Sebelum Tengah Hari]

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Kemuliaan kepada Bapa *
Putera dan Roh Kudus,

Seperti pada permulaan sekarang selalu *
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
“Mari kita pergi ke rumah Tuhan”.

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

>> Bacaan Singkat

 

 

 

[Tengah Hari]

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Mazmur 122 (123)

KepadaMu kutengadahkan mataku,*
ya Tuhan, yang bersemayam di surga.

Seperti hamba memandang tuannya,*
dan sahaya memandang majikannya,

demikian kita memandang Tuhan Allah,*
sampai Ia mengasihani.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami,*
sebab sudah banyak kami dihina.

Sudah banyak kami diolok-olok orang yang angkuh,*
dan dihina orang yang sombong.

Kemuliaan kepada Bapa *
Putera dan Roh Kudus,

Seperti pada permulaan sekarang selalu *
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Mazmur 123 (124)

Sekiranya Tuhan tidak memihak kita,*
ketika musuh bangkit melawan kita,

mereka pasti sudah menelan kita hidup-hidup,*
ketika amarahnya menyala-nyala terhadap kita.

Air pasang pasti sudah menghanyutkan kita,*
dan sungai sudah melanda kita.

Kita pasti sudah tenggelam,*
ditelan banjir yang meluap-luap.

Terpujilah Tuhan, yang tidak menyerahkan kita,*
menjadi mangsa mereka!

Kita terlepas dari mereka,*
seperti burung dari jerat penangkap.

Jerat telah putus,*
dan kitapun terlepas.

Penolong kita ialah Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

Mazmur 124 (125)

Orang yang percaya kepada Tuhan adalah seperti gunung Sion,*
tak tergoncangkan, teguh selama-lamanya.

Seperti gunung-gemunung mengelilingi Yerusalem,+
demikianpun Tuhan melindungi umatNya,*
sekarang dan selama-lamanya.

Orang berdosa takkan bertahan,+
menguasai tanah pusaka orang jujur,*
asal orang jujur tidak melakukan kejahatan.

Berbuatlah baik, ya Tuhan, kepada orang baik,*
dan kepada orang yang tulus hati.

Tetapi orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,+
hendaknya dienyahkan Tuhan,*
bersama orang yang melakukan kejahatan.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

>> Bacaan Singkat

 

 

 

[Sesudah Tengah Hari]

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
“Agunglah karya Tuhan bagi mereka”.

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.1: Aku dihibur dalam pelukan Tuhan yang mesra  dan dipuaskan dalam luapan kemuliaanNya.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.2: Seperti seorang Bapa sayang akan anaknya, demikianlah Tuhan sayang akan daku, harnbaNya yang hina-dina.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.3: Tuhanlah penyelamatku, aku percaya dan tidak merasa takut.

 

Bacaan singkat (Kid 8,6)

Kuat bagaikan mautlah cinta, gigih laksana pratalalah cemburu. Nyalanya ibaratkan nyala api. Bagaikan pijar Tuhan. Air yang banyak tidak kuasa memadamkan cinta, tiadapun sungai-sungai dapat menghanyutkannya.

P: SabdaMu mengagumkan, ya Tuhan.
U: Dan memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.

Doa Penutup

Allah, Bapa kami, Engkau membuka kerajaanMu bagi orang kecil dan rendah hati. Semoga kami dengan tabah menempuh jalan kecil santa Teresia, supaya kemuliaanMu Kaunyatakan kepada kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup …

PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.

Atas

brevir

 

 

Atas

IBADAT SORE

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan…

Madah

Mari kita bergembira
Mengenangkan Teresia
Yang menerima panggilan
Mewartakan cinta Tuhan.

Hidup amat sederhana
Semua serba biasa
Namun dijiwai cinta
Menjadi luar biasa.

Ia hidup tersembunyi
Penuh tapa dan samadi
Namun luas pengaruhnya
Dalam Gereja semesta.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang memperkenalkan diri
Kepada yang rendah hati. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Ant.1: Terberkatilah engkau, santa Teresia, sebab Tuhan diagungkan oleh segala bangsa yang mendengar  namamu.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
“Mari kita pergi ke rumah Tuhan”.

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Ant.1: Terberkatilah engkau, santa Teresia, sebab Tuhan diagungkan oleh segala bangsa yang mendengar  namamu.

Ant.2: Tuhan memilih engkau sebagai milikNya, sebagai kebanggaan dan kemuliaanNya.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Ant.2: Tuhan memilih engkau sebagai milikNya, sebagai kebanggaan dan kemuliaanNya.

Ant.3: Engkau menjadi mahkota gemilang di tangan Tuhan, sebab Tuhan berkenan padamu.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Engkau menjadi mahkota gemilang di tangan Tuhan, sebab Tuhan berkenan padamu.

Bacaan Singkat (1 Tes 2,6a.7-8.11)

Kami tidak pernah mencari pujian orang, tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan mengurus anaknya. Maka dalam kasih sayang besar terhadap kamu, kami bukan saja rela membagi lnjil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami, sebab kami mengasihi kamu. Kamu tahu bahwa kami seperti seorang bapa terhadap anak-anaknya telah menasihati dan menguatkan hatimu semua.

Lagu Singkat

P: KasihMu, ya Tuhan, * Kunyanyikan selama-lamanya. U: KasihMu. P: KesetiaanMu kuwartakan turun-temurun. U: Kunyanyikan selama-lamanya. P: Kemuliaan. U:  KasihMu.

Ant.Kidung Maria: Terpujilah Tuhan yang mengagungkan namamu demikian rupa, sehingga engkau menjadi pujaan orang yang mengenangkan kekuatan Tuhan dalam dirimu.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung Maria: Terpujilah Tuhan yang mengagungkan namamu demikian rupa, sehingga engkau menjadi pujaan orang yang mengenangkan kekuatan Tuhan dalam dirimu.

Doa Permohonan

Allah, Bapa yang mahab.aik, telah memperhatikan hambaNya yang hina, dan mencintai santa Teresia seperti seorang bapa mencintai anak emasnya. Marilah kita meluhurkan Bapa dan berdoa:

U: Perhatikanlah anak-anakMu, ya Bapa.

Bapa yang mahamurah, Engkau mencintai para anak-kanak dan membuka kerajaan surga bagi orang yang tulus ikhlas dan tak bernoda, se oga kami terbuka bagi setiap orang tanpa e aruh syak wasangka.

Engkau melihat usaha kami, juga kalau tidak diperhatikan orang, * semoga kami melaksanakan tugas kami dengan setia dan bakti tanpa untuk dipuji-puji orang.

Engkau mengabulkan doa yang diucapkan dengan hati ikhlas demi nama PuteraMu, * semoga kami tidak lupa mendoakan semua orang yang berjerih payah menyampaikan kabar gembira kepada sesamanya.

Engkau mengobarkan hati kami dengan api cinta kasihMu yang tak terpadamkan, * semoga kami mengasihi Engkau dengan segenap hati, dan menyerahkan diri kepadaMu.

Engkau rela menerima setiap orang yang datang kepadaMu dengan rendah hati, * semoga saudara-saudara kami yang telah meninggal Kauterima dalam kebahagiaan abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah, Bapa kami, Engkau membuka kerajaanMu bagi orang kecil dan rendah hati. Semoga kami dengan tabah menempuh jalan kecil santa Teresia, supaya kemuliaanMu Kaunyatakan kepada kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup …

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita kehidup yang kekal.
U: Amin.

Expectatio Israel ::..:: Ya Harapan Israel

Atas

brevir

 

 

Atas

IBADAT PENUTUP

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan.

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

MADAH

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Ant 2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Ef 4,26-27)

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.
U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

atau

Salam ya ratu, bunda yang berbelaskasih,
hidup, hiburan, dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah,
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, putramu yang terpuji itu,
smoga kau tunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Atas

DOA PANGGILAN

brevir

 

 

 

Atas

Expectatio Israel

Salvator eius in tempore tribulationis

Propitius de caelo respice, vide et

visita vineam istam, rivos ejus inebria

multiplica genimina ejus,

et perfice quam plantavit dextera tua.

Messis quidem multa, operarii autem pauci.

Rogamus ergo te Dominum messis,

ut mittas operarios in messem tuam.

Multiplica gentem et magnifica

laetitiam ut aedificentur muri Jerusalem.

Domus tua haec, Domine Deus, Domus tua haec;

non sit in ea, queso, lapis quem

manus tua sanctissima non posuerit.

Quos autem vocasti,

serva eos in nomine tuo

et sanctifica eos in veritate. Amen

Sancte Joseph, ora pro nobis,

Sancte Vincenti, ora pro nobis.

Atas

brevir

 

 

 

Atas

Ya Harapan Israel

Sang Penyelamat di saat yang sulit

pandanglah dengan belas kasih dari surga,

lihatlah dan kunjungilah ladang anggurMu,

alirilah kali-kalinya,

pergandakanlah bibit mudanya

dan selesaikanlah apa yang Kau tanam dengan tanganMu sendiri

Panenan memang berlimpah,

namun sedikitlah pekerjanya.

Karena itu, kami mohon kepadaMu yang empunya panenan,

agar Engkau mengutus pekerja-pekerja ke panenanMu.

Perlipatgandakanlah bangsa ini

dan datangkanlah sukacita yang lebih besar,

agar dibangunlah benteng Yerusalem

Ini rumahMu, ya Tuhan, ini rumahMu:

jangan ada batu di sana yang tidak Kau pasang sendiri dengan

tanganMu yang Mahasuci.

Adapun yang telah Kau panggil,

jagalah mereka dalam namaMu

dan kuduskanlah mereka dalam kebenaran.  Amin.

Santo Yosef, doakanlah kami

Santo Vinsensius, doakanlah kami.

Atas