Ibadat Harian: Pagi – Pesta St. Fransiskus Xaverius

0
116

IBADAT PAGI

PEMBUKAAN
P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan sekarang selalu
dan sepanjang segala abad. Amin

Ant.: Marilah kita menyembah Tuhan, yang memilih santo Fransiskus Xaverius menjadi utusanNya.

MADAH
Mari kita mengenangkan
Pelayanan hamba Tuhan
Memuji Santo Fransiskus
Sebagai bentara Kristus.

Ia rela meninggalkan
Saudara dan handai taulan
Dengan ikhlas mengurbankan
Pangkat serta kedudukan

Dengan semangat bernyala
Menjelajahi Asia
Ia giat mewartakan
Kabar rahmat keselamatan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada hamba yang setya. Amin

PENDARASAN MAZMUR

Ant.1: Aku memberikan kesaksian kepada bangsa-bangsa, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus.

Mazmur 62 (63), 2-9

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.1: Aku memberikan kesaksian kepada bangsa-bangsa, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus.

Ant.2: Rahmat Allah tidak sia-sia dalam diriku, tetap tinggal tetap dalam aku.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’).

Ant.2: Rahmat Allah tidak sia-sia dalam diriku, tetap tinggal tetap dalam aku.

Ant.3: Santo Fransiskus Xaverius, engkaulah alat pilihan, engkau mewartakan kebenaran di antara bangsa-bangsa di Asia.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.3: Santo Fransiskus Xaverius, engkaulah alat pilihan, engkau mewartakan kebenaran di antara bangsa-bangsa di Asia.

BACAAN SINGKAT  (1 Kor 15,1-2a.3-4)

Saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu akan injil yang kuwartakan kepadamu, yang telah kamu terima. Injil itu meneguhkan dan menyelamatkan kamu. Injil yang kusampaikan kepadamu itu telah kuterima sendiri. Intisarinya ialah, bahwa Kristus telah mati karna dosa kita, sesuai dengan kitab suci. Ia dimakamkan, dan Ia dibangkitkan pada hari yang ketiga, sesuai dengan kitab suci.

LAGU SINGKAT

P: Kamu akan menjadi saksiKu,* Sampai ke ujung bumi.
U: Kamu akan menjadi saksiKu,* Sampai ke ujung bumi.
P: Pergilah dan ajarilah semua bangsa menjadi penganutKu.
U: Sampai ke ujung bumi.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Kamu akan menjadi saksiKu,* Sampai ke ujung bumi.

Antifon Kidung Zakharia: Aku tidak menghiraukan Nyawaku sedikitpun, asal aku dapat menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil cinta kasih Allah.

 KIDUNG ZAKARIA
(Luk 1,68-79)
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung Zakharia: Aku tidak menghiraukan Nyawaku sedikitpun, asal aku dapat menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil cinta kasih Allah.

DOA PERMOHOHAN

Kristus telah mengunjungi kita manusia laksana fajar cemerlang, dan Ia mengutus santo Fransiskus Xaverius untuk menerbitkan terang kebenaran dalam hati banyak orang. Marilah kita berdoa dengan hati gembira:

U: Sertailah umatMu, ya Tuhan.

P: Kristus, hamba Allah yang tercinta, Engkau telah menjadi cahaya para bangsa, Engkau membuka mata orang buta dan menerangi orang yang meringkuk dalam kegelapan,* semoga kami membimbing sesama kami kepada terang cahayaMu.

P: Engkau tidak berteriak ataupun mengeraskan suara dan engkau tidak memandang muka atau mengambil hati orang, * semoga kami mewartakan InjilMu dengan melaksanakan tugas kami sehari-hari tanpa menonjolkan diri.

P: Engkau tidak memadamkan pelita yang berkedip-kedip, dan tidak mematahkan batang gelagah yang terkulai,* semoga iman yang baru mulai tumbuh dalam hati orang lain tidak kami matikan dengan langkah laku kami.

P: Engkau telah mewartakan InjilMu sampai ke ujung bumi, dan keselamatanMu sampai kepada seluruh umat manusia, * semoga kami menjadi utusanMu di tempat kerja kami dan lingkungan kami.

BAPA KAMI

DOA PENUTUP

Allah, penyelamat sekalian manusia, pelbagai bangsa Kaujadikan milikMu berkat pewartaan santo Fransiskus Xaverius. Semoga semangat kerasulannya berkobar dalam hati semua orang beriman. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

DOA PANGGILAN:

Expectatio Israel ::.:: Ya Harapan Israel

 

brevir

 

 

Expectatio Israel
Salvator eius in tempore tribulationis
Propitius de caelo respice, vide et
visita vineam istam, rivos ejus inebria
multiplica genimina ejus,
et perfice quam plantavit dextera tua.
Messis quidem multa, operarii autem pauci.
Rogamus ergo te Dominum messis,
ut mittas operarios in messem tuam.
Multiplica gentem et magnifica
laetitiam ut aedificentur muri Jerusalem.
Domus tua haec, Domine Deus, Domus tua haec;
non sit in ea, queso, lapis quem
manus tua sanctissima non posuerit.
Quos autem vocasti,
serva eos in nomine tuo
et sanctifica eos in veritate. Amen
Sancte Joseph, ora pro nobis,
Sancte Vincenti, ora pro nobis.

brevir

 

 

Ya Harapan Israel
Sang Penyelamat di saat yang sulit
pandanglah dengan belas kasih dari surga,
lihatlah dan kunjungilah ladang anggurMu,
alirilah kali-kalinya,
pergandakanlah bibit mudanya
dan selesaikanlah apa yang Kau tanam dengan tanganMu sendiri
Panenan memang berlimpah,
namun sedikitlah pekerjanya.
Karena itu, kami mohon kepadaMu yang empunya panenan,
agar Engkau mengutus pekerja-pekerja ke panenanMu.
Perlipatgandakanlah bangsa ini
dan datangkanlah sukacita yang lebih besar,
agar dibangunlah benteng Yerusalem
Ini rumahMu, ya Tuhan, ini rumahMu:
jangan ada batu di sana yang tidak Kau pasang sendiri dengan
tanganMu yang Mahasuci.
Adapun yang telah Kau panggil,
jagalah mereka dalam namaMu
dan kuduskanlah mereka dalam kebenaran. Amin.
Santo Yosef, doakanlah kami
Santo Vinsensius, doakanlah kami.