{"id":2088,"date":"2015-02-03T05:46:04","date_gmt":"2015-02-02T22:46:04","guid":{"rendered":"http:\/\/cm-indonesia.org\/?p=2088"},"modified":"2015-02-03T05:46:04","modified_gmt":"2015-02-02T22:46:04","slug":"ibadat-harian-selasa-siang-hari-biasa-pekan-iv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cm-indonesia.org\/?p=2088","title":{"rendered":"Ibadat Harian: Selasa Siang &#8211; Hari Biasa Pekan IV"},"content":{"rendered":"<p><strong>IBADAT SIANG<\/strong><\/p>\n<p><strong>PEMBUKAAN<\/strong><br \/>\nP: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.<br \/>\nU: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan<\/p>\n<p><strong>Madah<\/strong><\/p>\n<p>Tuhan Allah mahaluhur<br \/>\nHari dan malam Kauatur<br \/>\nTerang gelap bergiliran<br \/>\nSilih ganti berurutan.<\/p>\n<p>Senja hari yang mendekat<br \/>\nMelambangkan akhir hayat<br \/>\nYang bagi umat beriman<br \/>\nMembuka keabadian.<\/p>\n<p>Kabulkanlah doa kami<br \/>\nYa Allah Bapa surgawi<br \/>\nBersama Putra dan RohMu<br \/>\nSekarang serta selalu. Amin.<\/p>\n<p><strong>PENDARASAN MAZMUR<\/strong><\/p>\n<p><em>Ant.1:<\/em>\u00a0Berbahagialah kamu, jikalau kamu mengetahui dan melaksanakan ini.<\/p>\n<p><strong>Mazmur 118 (119),137-144<\/strong><\/p>\n<p>Betapa adillah Engkau, ya Tuhan,*<br \/>\nbetapa benar keputusanMu!<\/p>\n<p>PerintahMu Kautetapkan dengan jujur,*<br \/>\nsegalanya dengan setia.<\/p>\n<p>Musuhku berikhtiar membinasakan daku,*<br \/>\nsebab mereka tidak ambil pusing akan hukumMu.<\/p>\n<p>SabdaMu sungguh teruji,*<br \/>\nhambaMu mencintainya.<\/p>\n<p>Aku ini kecil dan hina,*<br \/>\nnamun aku tidak melupakan perintahMu.<\/p>\n<p>KeputusanMu tepat, ya Allah kekal,*<br \/>\ndan hukumMu benar.<\/p>\n<p>Meski dirundung duka dan nestapa,*<br \/>\naku tetap suka akan kebijaksanaanMu.<\/p>\n<p>Berilah aku pengertian akan hukumMu, ya Allah kekal,*<br \/>\nsupaya aku memperoleh kehidupan.<\/p>\n<p>Kemuliaan kepada Bapa *<\/p>\n<p>Putera dan Roh Kudus,<\/p>\n<p>Seperti pada permulaan sekarang selalu *<\/p>\n<p>dan sepanjang segala abad. Amin.<\/p>\n<p><em>Ant.1:<\/em>\u00a0Berbahagialah kamu, jikalau kamu mengetahui dan melaksanakan ini.<\/p>\n<p><em>Ant.2:<\/em>\u00a0Semoga doaku sampai ke hadiratMu, ya Tuhan.<\/p>\n<p><strong>Mazmur 87 (88) \u2013 I<\/strong><\/p>\n<p>Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*<br \/>\nsiang malam aku berseru kepadaMu.<\/p>\n<p>Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*<br \/>\ndengarkanlah jeritan tangisku.<\/p>\n<p>Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*<br \/>\ndan hidupku mendekati ambang maut.<\/p>\n<p>Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*<br \/>\nseperti orang yang kehilangan hayat.<\/p>\n<p>Di alam mautlah kediamanku,*<br \/>\nseperti orang yang mati terbunuh aku berbaring dalam kubur.<\/p>\n<p>Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*<br \/>\nterpisah dari cintamu.<\/p>\n<p>Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*<br \/>\nke tubir yang gelap gulita.<\/p>\n<p>Aku tertindih oleh amarahMu,*<br \/>\ndan keberanganMu melumpuhkan daku.<\/p>\n<p>Handai taulanku kaujauhkan dari padaku,*<br \/>\nKaujadikan daku haram bagi mereka.<\/p>\n<p>Aku terkurung, tak dapat lolos,*<br \/>\nmataku kabur tersesak derita.<\/p>\n<p>Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*<br \/>\nkepadaMu kutadahkan tanganku.<\/p>\n<p>Kemuliaan kepada Bapa *<\/p>\n<p>Putera dan Roh Kudus,<\/p>\n<p>Seperti pada permulaan sekarang selalu *<\/p>\n<p>dan sepanjang segala abad. Amin.<\/p>\n<p><em>Ant.2:<\/em>\u00a0Semoga doaku sampai ke hadiratMu, ya Tuhan.<\/p>\n<p><em>Ant.3:<\/em>\u00a0Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, janganlah Kausembunyikan wajahMu dari padaku.<\/p>\n<p><strong>Mazmur 87 (88) \u2013 II<\/strong><\/p>\n<p>Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*<br \/>\nMasakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!<\/p>\n<p>Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*<br \/>\ndan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!<\/p>\n<p>Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*<br \/>\ndan keadilanMu di tempat tiada ingatan.<\/p>\n<p>Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*<br \/>\npagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.<\/p>\n<p>Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*<br \/>\nmengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?<\/p>\n<p>Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*<br \/>\naku menanggung kemurkaanMu dan merana.<\/p>\n<p>Banjir keberanganMu melanda aku,*<br \/>\nkedahsyatan amarahMu membinasakan daku.<\/p>\n<p>Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*<br \/>\nmakin lama aku makin terdesak.<\/p>\n<p>Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*<br \/>\ntinggal kegelapanlah yang menemani aku.<\/p>\n<p>Kemuliaan kepada Bapa *<\/p>\n<p>Putera dan Roh Kudus,<\/p>\n<p>Seperti pada permulaan sekarang selalu *<\/p>\n<p>dan sepanjang segala abad. Amin.<\/p>\n<p><em>Ant.3:<\/em>\u00a0Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, janganlah Kausembunyikan wajahMu dari padaku.<\/p>\n<p><strong>Bacaan singkat<\/strong><em>\u00a0(1Yoh 3,17-18)<\/em><\/p>\n<p>Barang siapa mempunyai harta benda dan melihat saudaranya menderita kekurangan, namun menutup hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimana mungkin kasih Allah tinggal dalam hatinya? Anak-anakku, hendaklah kita mengasihi bukan dengan kata-kata belaka, melainkan dengan perbuatan yang nyata.<\/p>\n<p>P: Orang baik menaruh belaskasihan dan memberi pinjaman.<br \/>\nU: Ia akan dikenang selama-lamanya.<\/p>\n<p><strong>Doa Penutup<\/strong><\/p>\n<p>Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.<\/p>\n<p><strong>PENUTUP<\/strong><br \/>\nP: Marilah memuji Tuhan.<br \/>\nU: Syukur kepada Allah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IBADAT SIANG PEMBUKAAN P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku. U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan Madah Tuhan Allah mahaluhur Hari dan malam Kauatur Terang gelap bergiliran Silih ganti berurutan. Senja hari yang mendekat Melambangkan akhir hayat Yang bagi umat beriman Membuka keabadian. Kabulkanlah doa kami Ya Allah Bapa surgawi Bersama Putra dan RohMu Sekarang serta selalu. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[181],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2088","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-selasa-pekan-iv"},"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2089,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2088\/revisions\/2089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}