{"id":3324,"date":"2015-03-23T04:48:06","date_gmt":"2015-03-22T21:48:06","guid":{"rendered":"http:\/\/cm-indonesia.org\/?p=3324"},"modified":"2016-03-23T04:51:01","modified_gmt":"2016-03-22T21:51:01","slug":"ibadat-harian-rabu-pagi-pekan-suci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cm-indonesia.org\/?p=3324","title":{"rendered":"Ibadat Harian: Rabu Pagi &#8211; Pekan Suci"},"content":{"rendered":"<p><strong>PEMBUKAAN<\/strong><br \/>\nP: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.<br \/>\nU: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p><strong>MAZMUR 94 (95)<\/strong><\/p>\n<p>Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,<br \/>\nbersorak-sorai bagi penyelamat kita.<br \/>\nMenghadap wajahNya dengan lagu syukur,<br \/>\nmenghormatiNya dengan pujian.<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p>Tuhanlah Allah yang agung,<br \/>\nmerajai segala dewa.<br \/>\nDasar bumi terletak di tanganNya,<br \/>\npuncak gunungpun milikNya.<br \/>\nMilikNyalah laut, Dia membuatnya,<br \/>\ndaratanpun buatan tanganNya.<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p>Mari bersujud dan menyembah,<br \/>\nberlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.<br \/>\nDialah Allah kita, kita umatNya,<br \/>\nDialah gembala kita, kita kawananNya.<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p>Hari ini dengarkanlah suaraNya:<br \/>\n\u201cJangan bertegar hati seperti di Meriba,<br \/>\nseperti di Masa, di padang gurun;<br \/>\nketika leluhurmu mencobai Aku,<br \/>\nwalau menyaksikan karya Ku yang agung.<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p>Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;<br \/>\nmaka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,<br \/>\nmereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.<br \/>\nSebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:<br \/>\nMereka takkan beristirahat bersama Aku.\u201d<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p>Kemuliaan kepada Bapa<br \/>\ndan Putera dan Roh Kudus,<br \/>\nseperti pada permulaan sekarang selalu<br \/>\ndan sepanjang segala abad. Amin<\/p>\n<p>Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.<\/p>\n<p><strong>MADAH<\/strong><\/p>\n<p>Salib suci nan mulia<br \/>\nKayu paling utama<br \/>\nTiada yang menandingi<br \/>\nDaun bunga buahnya<br \/>\nKayu paku bahagia<br \/>\nMemangku pangkal hidup.<\/p>\n<p>Pohon bungkukkan dahanmu<br \/>\nLemaskanlah uratmu<br \/>\nLembutkan juga kerasmu<br \/>\nYang jadi bawaanmu<br \/>\nSediakan batang empuk<br \/>\nBagi tubuh rajamu.<\/p>\n<p>Engkaulah kayu yang pantas<br \/>\nMentakhtakan penebus<br \/>\nMenyajikan tempat labuh<br \/>\nBagi bumi yang karam<br \/>\nBerhiaskan darah suci<br \/>\nAnakdomba sejati.<\/p>\n<p>Terpuji terhormatilah<br \/>\nAllah mahakuasa<br \/>\nBapa bersama Putera<br \/>\nDan Roh Kudus penghibur<br \/>\nYang jaya bertakhta mulya<br \/>\nSelalu selamanya. Amin.<\/p>\n<p><strong>Pendarasan Mazmur<\/strong><\/p>\n<p>Ant.1: Pada hari kesesakan aku mencari Tuhan dengan merentangkan tanganku.<\/p>\n<p><strong>Mazmur 76 (77)<\/strong><\/p>\n<p>Aku berseru kepada Allah dengan suara lantang,*<br \/>\naku berteriak, dan Ia mendengarkan daku.<\/p>\n<p>Pada hari kesesakanku aku mencari Tuhan,+<br \/>\nmalam hari kutadahkan tanganku tiada hentinya,*<br \/>\ndan tiada hiburan bagiku.<\/p>\n<p>Apabila aku ingat akan Allah, aku mengaduh,*<br \/>\napabila termenung, makin lemah lesu semangatku.<\/p>\n<p>Mataku tiada terpejamkan,*<br \/>\naku gelisah, hingga tidak dapat berbicara.<\/p>\n<p>Kupikirkan zaman yang lampau,*<br \/>\ntahun yang silam kukenang.<\/p>\n<p>Malam hari aku merenung-renung dalam hati,*<br \/>\ndan selalu menimbang-nimbang dalam batinku.<\/p>\n<p>\u201cUntuk selamanyakah Tuhanku menolak,*<br \/>\ndan tiada lagi bermurah hati?<\/p>\n<p>Sudah habiskah kasih setiaNya selama-lamanya,*<br \/>\nsudah batalkah janjiNya yang turun-temurun?<\/p>\n<p>Sudah lupakah Allah menaruh belaskasihan,*<br \/>\nataukah Ia menutup kerahimanNya dengan kemurkaan?\u201d<\/p>\n<p>Sungguh inilah yang menikam hatiku,*<br \/>\nbahwa Allah merubah sikapNya.<\/p>\n<p>Namun aku tetap mengingat karya Tuhan,*<br \/>\nkarya yang mengagumkan pada masa yang silam.<\/p>\n<p>Segala karyaMu akan kurenungkan,*<br \/>\nakan kukenangkan segala perbuatanMu.<\/p>\n<p>Ya Allah, kuduslah tindakanMu,*<br \/>\ndewa manakah seagung Allah kami?<\/p>\n<p>Engkaulah Allah yang melakukan karya-karya agung,*<br \/>\nEngkau menyatakan kuasaMu di antara bangsa-bangsa.<\/p>\n<p>Dengan tangan kuat Kautebus umatMu,*<br \/>\nketurunan Yakub dan Yusuf.<\/p>\n<p>Air laut melihat Engkau, ya Allah,+<br \/>\nmeihat Engkau, lalu gemetar,*<br \/>\nbahkan samudera raya bergetar ketakutan.<\/p>\n<p>Awan-awan mencurahkan air hujan,+<br \/>\nawan meledakkan guntur gemuruh,*<br \/>\nhalilintar sambar-menyambar.<\/p>\n<p>Deru gunturMu sabung-menyabung,+<br \/>\nkilapan kilat menyinari jagat,*<br \/>\nbumi gemetar dan berguncang.<\/p>\n<p>JalanMu melalui laut, melalui air yang luas,*<br \/>\nrahasia karyaMu tak terselami.<\/p>\n<p>Demikian umatMu Kaubimbing seperti kawanan domba,*<br \/>\ndengan perantaraan Musa dan Harun.<\/p>\n<p>Ant.1: Pada hari kesesakan aku mencari Tuhan dengan merentangkan tanganku.<\/p>\n<p>Ant.2: Jika kita sudah mati bersama Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga bersama dengan Dia.<\/p>\n<p><strong>1Sam 2,1-10<\/strong><\/p>\n<p>Hatiku bersukaria karena Tuhan,*<br \/>\naku bermegah-megah karena Allahku.<\/p>\n<p>Mulutku mengejek musuh,*<br \/>\nkarena aku gembira atas pertolonganMu.<\/p>\n<p>Tak ada orang sekudus Tuhan,*<br \/>\ntak ada wadas sekokoh Allah kita.<\/p>\n<p>Jangan lagi berbicara dengan angkuh,*<br \/>\nmembualkan kata yang congkak-congkak.<\/p>\n<p>Tuhan itu Allah yang mahatahu,*<br \/>\nbukankah Dia yang menguji tingkah laku manusia!<\/p>\n<p>Sudah patahlah busur para perkasa,*<br \/>\ndan orang lemah dipersenjatai kekuatan.<\/p>\n<p>Orang yang kenyang harus mencari nafkah,*<br \/>\norang kelaparan mengaso dari kerjanya.<\/p>\n<p>Orang mandul melahirkan tujuh kali,*<br \/>\ntetapi ibu yang beranak banyak menjadi layu.<\/p>\n<p>Tuhan berkuasa atas mati dan hidup,*<br \/>\nmenurunkan ke alam maut dan menaikkan dari sana.<\/p>\n<p>Tuhan membuat miskin dan membuat kaya,*<br \/>\nIa merendahkan dan meninggikan.<\/p>\n<p>Ia menegakkan dari debu orang yang hina,*<br \/>\nmengangkat dari persampahan orang miskin.<\/p>\n<p>Tuhan mendudukkan dia di antara para bangsawan,*<br \/>\ndan memberinya tempat kehormatan.<\/p>\n<p>Sebab Tuhanlah yang memiliki alas bumi,*<br \/>\nIa menaruh daratan di atasnya.<\/p>\n<p>Ia melindungi langkah laku orang yang dikasihiNya,+<br \/>\ndan membinasakan orang berdosa dalam kegelapan,*<br \/>\nsebab orang tidak menjadi perkasa dengan kekuatannya sendiri.<\/p>\n<p>Tuhan menggentarkan para lawanNya,+<br \/>\nYang mahatinggi mengguntur di cakerawala,*<br \/>\nTuhan mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya.<\/p>\n<p>Tuhan memberikan kekuasaan kepada rajaNya,*<br \/>\ndan menguatkan orang yang diurapiNya.<\/p>\n<p>Ant.2: Jika kita sudah mati bersama Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga bersama dengan Dia.<\/p>\n<p>Ant.3: Kristuslah kebijaksanaan yang kita terima dari Allah. Oleh Kristus kita dihubungkan lagi dengan Allah, dikuduskan dan ditebus.<\/p>\n<p><strong>Mazmur 96 (97)<\/strong><\/p>\n<p>Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai,*<br \/>\ndan pulau-pulau bersukacita.<\/p>\n<p>Awan kelam menyelubungi Tuhan,*<br \/>\nkeadilan dan hukum tumpuan takhtaNya.<\/p>\n<p>Api menjalar di hadapan Tuhan,*<br \/>\nmenghanguskan para lawan di sekitarNya.<\/p>\n<p>Halilintar menyinari jagat,*<br \/>\nbumi melihatnya dan gemetar.<\/p>\n<p>Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan,*<br \/>\ndi hadapan Tuhan semesta alam.<\/p>\n<p>Langit mewartakan keadilan Tuhan,*<br \/>\ndan segala bangsa melihat kemuliaanNya.<\/p>\n<p>Dipermalukanlah orang yang menyembah berhala,+<br \/>\nyang bermegah atas arca yang tak berdaya,*<br \/>\nhendaknya segala dewa sujud menyembah Tuhan.<\/p>\n<p>Sion mendengarnya dan bersukacita,+<br \/>\nkota-kota Yehuda bersorak-sorai,*<br \/>\nkarena keputusanMu, ya Tuhan.<\/p>\n<p>Sebab Engkaulah, ya Tuhan, mahatinggi di atas seluruh bumi,*<br \/>\nEngkau mahaagung di atas segala dewata.<\/p>\n<p>Hai orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan,+<br \/>\nsebab Tuhan memelihara orang yang mengasihiNya,*<br \/>\ndan melepaskan mereka dari cengkeraman orang jahat.<\/p>\n<p>Terang terbit bagi orang benar,*<br \/>\nsukacita bagi orang yang tulus hati.<\/p>\n<p>Bersukacitalah dalam Tuhan, hai orang benar,*<br \/>\nmuliakan namaNya yang kudus.<\/p>\n<p>Ant.3: Kristuslah kebijaksanaan yang kita terima dari Allah. Oleh Kristus kita dihubungkan lagi dengan Allah, dikuduskan dan ditebus.<\/p>\n<p><strong>Bacaan Singkat:<\/strong> <em>(Yes 50,5-7)<\/em><\/p>\n<p>Tuhan Allah telah menganugerahkan kepadaku lidah yang fasih, supaya aku tahu menghibur orang yang letih lesu. Setiap pagi Allah membuka telingaku, supaya aku mendengarkan sabdaNya sebagai murid. Tuhan Allah membuka telingaku, dan aku tidak melawan, pun tidak mundur. Punggungku kubiarkan dipukuli orang, daguku kuserahkan kepada yang mencabuti janggutku, dan aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan dan ludahan. Tuhan Allah akan menolong aku, dan penghinaan itu takkan menggoncangkan daku. Hatiku tabah, sebab aku yakin aku tak akan dipermalukan.<\/p>\n<p><strong>Lagu Singkat<\/strong><\/p>\n<p>P: Engkau menebus kami, ya Tuhan,* Dengan darahMu. U: Engkau. P: Segala suku, bahasa, bangsa dan negara Kausucikan. U: Dengan darahMu. P: Kemuliaan. U: Engkau.<\/p>\n<p>Ant.Kidung: Semoga darah Kristus menyucikan hati nurani kita dari perbuatan yang membawa maut, supaya kita mengabdi kepada Allah yang hidup. Sebab dengan perantaraan Roh kudus, Kristus telah mempersembahkan diriNya kepada Allah.<\/p>\n<p><strong>KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)<\/strong><\/p>\n<p>Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*<br \/>\nsebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.<\/p>\n<p>Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*<br \/>\nputera Daud, hambaNya.<\/p>\n<p>Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*<br \/>\ndengan perantaraan para nabiNya yang kudus.<\/p>\n<p>Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*<br \/>\ndan dari tangan semua lawan yang membenci kita.<\/p>\n<p>Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*<br \/>\ndan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.<\/p>\n<p>Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*<br \/>\nakan membebaskan kita dari tangan musuh.<\/p>\n<p>Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*<br \/>\ndan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.<\/p>\n<p>Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*<br \/>\nsebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.<\/p>\n<p>Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*<br \/>\nberkat pengampunan dosa mereka.<\/p>\n<p>Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*<br \/>\nIa mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.<\/p>\n<p>Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*<br \/>\ndan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.<\/p>\n<p>Ant.Kidung: Semoga darah Kristus menyucikan hati nurani kita dari perbuatan yang membawa maut, supaya kita mengabdi kepada Allah yang hidup. Sebab dengan perantaraan Roh kudus, Kristus telah mempersembahkan diriNya kepada Allah.<\/p>\n<p><strong>Doa Permohonan<\/strong><\/p>\n<p>Kristus penyelamat telah menebus kita dengan kematian dan kebangkitanNya. Marilah kita mohon kepadaNya:<br \/>\n<em>U: Tuhan, kasihanilah kami.<\/em><br \/>\nP: Engkau telah naik ke Yerusalem untuk menderita sengsara dan wafat sebagai jalan menunju kemuliaan,* hantarlah GerejaMu kepada Paska abadi.<br \/>\nP: Engkau ditinggikan pada salib dan ditikam dengan tombak serdadu,* sembuhkanlah luka-luka kami.<br \/>\nP: Engkau telah mengubah salib yang hina menjadi pohon kehidupan,* kurniakanlah hasil buahnya kepada setiap orang yang lahir kembali dalam pembaptisan.<br \/>\nP: Waktu Engkau tergantung pada salib, Engkau telah mengasihani penyamun yang bertobat,* ampunilah kami orang yang berdosa ini.<\/p>\n<p><strong>Bapa Kami<\/strong><\/p>\n<p><strong>Doa Penutup<\/strong><\/p>\n<p>Tuhan yang mahabijaksana, menurut rencanaMu PuteraMu menanggung derita di kayu salib untuk mematahkan kuasa musuh kami. Semoga kami, hamba-hambaMu, Kauanugerahi kurnia kebangkitan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup \u2026<\/p>\n<p><strong>PENUTUP<\/strong><br \/>\nP: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.<br \/>\nU: Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEMBUKAAN P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku. U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu. Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita. MAZMUR 94 (95) Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian. Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":431,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[302],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3324","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-rabu-pekan-suci"},"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/cm-indonesia.org\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/seminari-CM.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3324"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3325,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3324\/revisions\/3325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/431"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cm-indonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}