Misi CM Internasional

0
4332

Misi CM GLOBAL

Saat ini Kongregasi Misi mempunyai 3.106 anggota yang tinggal di 507 komunitas lokal di 95 negara di lima benua.
Kongregasi Misi merupakan “Komunitas Hidup Kerasulan” (Society of Apostolic Life) yang diatur berdasarkan dekret-dekret Musyawarah Umum CM (General Assembly) yang diadakan setiap enam tahun sekali dan juga dipimpin oleh Pemimpin Jenderal (Superior General) yang berdomisili di Roma dan dibantu oleh seorang Vikaris Jenderal serta empat orang asisten. Musyawarah Umum dalam tingkat Provinsi diadakan setiap tiga tahun sekali. Konstitusi dan Statuta Kongregasi disetujui oleh Takhta Suci pada tahun 1984.

Kongregasi ini terdiri dari para bruder dan imam yang ditahbiskan dengan kaul untuk misi penginjilan kepada orang miskin. St. Vinsensius mendorong para pengikutnya untuk memupuk praktik lima keutamaan: kerendahan hati, kesederhanaan, kelembutan hati, mati raga, dan semangat penyelamatan jiwa-jiwa. Keutamaan ini tersebut merupakan sikap batin dan sangat diperlukan ketika mengacu pada misi pewartaan Injil.

Karya misi utama Kongregasi Misi adalah pembinaan para calon imam dan awam. Para bruder dan imam CM juga terlibat dalam karya paroki, lembaga pendidikan (pesekolahan), karya sosial kemasyarakatan, bidang lingkungan hidup, dan misi ad gentes.

Secara konstitutif, misi para imam dan bruder CM diatur dalam Konstitusi CM No. 12

  1. Pilihan yang jelas dan nyata bagi kerasulan di antara orang miskin: karena pewartaan Injil merupakan tanda bahwa Kerajaan Allah hadir di dunia ini (cf. Mat 11:5).
  2. Perhatian para realitas masyarakat masa kini, terutama mengenai sebab-sebab adanya pembagian kekayaan dunia yang tidak merata, sehingga kita mampu melaksanakan tugas kenabian pewartaan Injil ini dengan lebih baik;
  3. Adanya semacam keikutsertaan tertentu pada kondisi kaum miskin, sehingga kita tidak hanya mewartakan Injil kepada mereka, tetapi juga bahwa mereka mewartaakan Injil kepada kita.
  4. Adanya semangat berkomunitas yang sejati dalam semua karya kerasulan kita, sehingga kita saling diteguhkan dalam panggilan yang sama.
  5. Siap sedia diutus pergi ke seluruh dunia sesuai dengan keinginan Santao Paulus yang menasehati kita sebagai berikut, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan duniaini, tetapi berubahlah oleh membaharuan budimu” (Rom 12:2)

St. Vinsensius berkata:

“Jika di antara kita ada yang berpikir bahwa tugas kita hanya untuk mewartakan injil kepada kaum miskin, dan bukan untuk meringankan penderitaan mereka, hanya untuk memenuhi kebutuhan rohani dan bukan kebutuhan jasmani mereka, maka saya menegaskan bahwa kita harus menolong mereka dan memastikan bahwa mereka ditolong dengan segala cara, baik oleh kita sendiri maupun oleh orang-orang lain… Melakukan hal ini berarti mewartakan injil baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan-perbuatan. Inilah cara yang paling sempurna.” (SV XII, 87)

“Tidak ada yang lebih berjiwa kristiani daripada pergi dari desa ke desa untuk menolong masyarakat miskin dalam usaha mencari keselamatan.” (DBSV V, 1)