Workshop Digital

0
55

Workshop Digital bagi anak-anak muda Kalimantan Barat diselenggarakan secara khusus untuk melibatkan kaum muda dari paroki-paroki CM, yakni Kotabaru–Pontianak, Menukung, dan Serawai, serta beberapa peserta dari Paroki Nanga Pinoh dan Belimbing yang merupakan anggota VMY dan anak Seminari Menengah St. Yohanes Maria Vianney, Sintang. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan sekaligus pemberdayaan generasi muda agar semakin terlibat aktif dalam karya komunikasi Gereja, khususnya di wilayah misi CM di Kalimantan Barat.

Workshop ini berfokus pada pemanfaatan telepon genggam (HP) sebagai sarana kreatif dalam bidang fotografi, videografi, dan editing. Para peserta dibekali keterampilan praktis untuk menghasilkan konten visual yang informatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pastoral serta pewartaan di paroki-paroki masing-masing. Pendekatan ini dipilih agar teknologi yang dekat dengan keseharian kaum muda dapat digunakan secara positif dan produktif.

Para pemberi materi dalam workshop ini adalah Andes dan Andus dari Tim Komsos Paroki Salib Suci Cilincing, bersama Rm. Ditia, CM. Dengan pengalaman mereka di bidang Komsos Gereja, para fasilitator tidak hanya membagikan pengetahuan teknis, tetapi juga menanamkan semangat pelayanan, kreativitas, dan tanggung jawab dalam menggunakan media digital sebagai sarana pewartaan.

Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta dan dilaksanakan pada tanggal 5–7 Desember 2025 di Rumah Pembinaan Km 4 Emaus, Nanga Pinoh. Selama tiga hari, para peserta terlibat aktif dalam sesi teori, praktik lapangan, diskusi, dan evaluasi karya, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara intensif dan partisipatif.

Workshop Digital ini diselenggarakan dalam rangka memperingati 50 tahun kehadiran Kongregasi Misi (CM) di Kalimantan Barat. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara Tim Komsos CM Indonesia dan para peserta workshop dalam menggali informasi serta mendokumentasikan sejarah dan dinamika misi CM di Kalimantan Barat, sebagai warisan berharga bagi Gereja dan generasi mendatang.