Imersi: Belajar dengan Alam di Gubug Lazaris

0
625

Oleh : Fr. Richard, CM

Kegiatan imersi tahun ini dilaksanakan di salah satu karya Kongregasi Misi, yaitu Gubug Lazaris. Para frater tingkat satu dan dua berangkat menuju Kediri pada hari Senin, 11 Januari 2021. Selama kurang lebih empat hari mereka melaksanakan imersi di sana dengan ikut bekerja dengan para karyawan. Romo Jauhari, CM selaku direktur karya Ekologi Gubug Lazaris menyambut dan menerima kedatangan para frater dengan baik.

Selama imersi, para frater mengikuti berbagai kegiatan di sana seperti mengolah sawah, berkebun, beternak, juga merawat lingkungan Gubug Lazaris. Malam harinya, Romo Jauhari, CM mengadakan obrolan santai bersama para frater yang membahas kehidupan di Gubug Lazaris juga berbagai persoalan dan tantangan di dalamnya. Tak hanya mengikuti kegiatan rutin dan bekerja bersama karyawan, para frater pun mengurus sendiri kegiatan sehari-hari mereka. Mulai dari bangun pagi hingga tidur malam. Mereka memanen sayuran sendiri dan mengolahnya menjadi makanan, mencuci piring, dan membersihkan kamar tidur.

Para frater mengerjakan beberapa tugas di Gubug Lazaris

Ada tiga pekerjaan pokok yang terdapat di Gubug Lazaris, yaitu mengolah sawah, berkebun, dan beternak. Saat ini sawah di sana ditanami dengan padi yang akan menghasilkan beras hitam dan juga kedelai. Semua proses penanaman dan perawatan dilakukan secara organik. Itulah ciri khas dari Gubug Lazaris. Para frater bekerja membersihkan sawah dari rumput-rumput liar, mencangkul tanah, juga mengusir burung yang memakan padi. Selain sawah, perkebunan pun dikelola secara organik.

Di perkebunan Gubug Lazaris terdapat berbagai macam sayuran seperti sawi, kenikir, kelor, selada, dan kangkung. Pupuk organik untuk mengolah sawah dan kebun didapatkan dari kotoran sapi yang ada di sana. Ada delapan ekor sapi, diantaranya terdapat empat ekor sapi perah yang menghasilkan susu segar setiap harinya. Para frater pun membantu mengelola peternakan  mulai dari memerah susu sapi, membersihkan kandang, memberi makan, hingga mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik dan bio gas.

Tidak hanya disibukkan dengan banyak pekerjaan yang menyenangkan, kami tidak lupa untuk tetap menjaga kehidupan rohani kami dengan misa bersama, sharing refleksi tentang kegiatan yang telah kami lakukan sehari penuh. Banyak kesan dan nilai-nilai yang semakin menambah wawasan dan meneguhkan niat kami untuk tetap menapaki jalan panggilan ini.

tidak hanya bekerja, para frater juga tidak lupa mengerjakan tanggung jawab hidup rohani mereka.

Kegiatan imersi selama kurang lebih empat hari ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para frater untuk mengenal dan belajar mengenai pengelolaan alam secara organik. Para frater banyak memperoleh pengetahuan baru dengan ikut ambil bagian dalam proses pengelolaan alam di sana. Mulai dari tahap awal, perawatan, hingga pengolahan hasil akhir. Pada kesempatan imersi tahun ini para frater tidak hanya ikut merasakan bagaimana para karyawan bekerja di Gubug Lazaris. Namun lebih dari itu, para frater mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang bagaiamana melestarikan alam dan lingkungan dengan cra yang baik tanpamerugikan siapapun dan tidak merusak alam itu sendiri.

Hendaklah anda mulai mengerjakan tugas dengan semangat Yesus Kristus sendiri. Untuk maksud ini hendaklah anda menghormati kebijaksanaan, kewaspadaan, dan kecermatan Yesus sendiri.

SV I, 175 – 28 NOPEMBER 1632
Para frater berfoto bersama Rm Jauhari, CM dan Rm. Greg, CM

#visabisa

#vinsensianmuda

#VinsensianIndonesia